Powered by
category Liputan Kegiatan posted by Admins on Rabu, 4 Januari 2017 | 16:06 WIB

 

Pada Sabtu 21 Mei 2016 telah berlangsung seminar dan workshop kebidanan Helping Babies Birth yang diadakan oleh Perinasia bekerjasama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Jakarta Selatan.  Tema seminar ini adalah Midwives Coping with Stressfull Situation. Adapun tujuan dari seminar adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan bidan dalam menangani bayi baru lahir yang mengalami asfiksia.
  2. Meningkatkan pemahaman bidan tentang pentingnya Menit Emas dalam menyelamatkan bayi baru lahir.
  3. Meningkatkan pemahaman bidan tentang praktik resusitasi yang tepat guna.

Dari target sekitar 500 bidan di DKI Jakarta, menurut keterangan panitia, yang terdaftar adalah sekitar 300 peserta. Namun demikian pada hari H, jumlahnya bertambah hingga mencapai sekitar 400 peserta.

Acara berlangsung tepat pada pukul 08.00. Acara diawali dengan menyanyikan lagi kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Hymne IBI dan ditutup dengan Mars IBI. Sesi berikutnya adalah laporan dari Panitia mengenai acara seminar lalu sambutan dari IBI Cabang Jakarta Selatan dan sebelum dimulai sesi pertama perwakilan IBI Jakarta menyampaikan kesannya atas kerjasama ini. Menurutnya pelatihan semacam ini menjadi sangat berguna untuk meningkatkan keterampilan para bidan dalam membantu bayi yang mengalami masalah pada saat baru dilahirkan.

Pada pukul 09.00 WIB, Dr. Ade Iva Murty, Msi memberikan materi yang berjudul “ Bidan Menghadapi Situasi Stres Sehari-hari”. Tema ini begitu menarik antusiasme peserta seminar. Materi yang dibawakan oleh narasumber sangat dekat dengan keseharian para bidan dalam menghadapi persalinan. Topik-topik berikutnya tidak kalah mendapat perhatian dari para Bidan. Pertanyaan dan respons silih berganti mewarnai jalannya seminar.

Berturut-turut, berikut ini adalah tema dan pembicara seminar selanjutnya:

“Membantu Bayi Bernapas: Tantangan Bagi Bidan”  oleh, Dr. dr. Ali Sungkar, SpOG(K),  “Perawatan Rutin Bayi Baru Lahir” oleh dr. Arietta Djuned Pusponegoro, SpOG(K), “Tatalaksana Resusitasi pada Bayi Lahir yang Tidak Bernapas” oleh Hj. Eva Riantini, AmKeb, S.Sos, M.Kes – IBI Jawa Barat, “Resusitasi Lanjutan dan Persiapan Rujukan”, oleh  dr. Budining Wirastari Marnoto, SpA, IBCLC .

Dua sesi terakhir adalah demonstrasi oleh beberapa pembicara dan bidan terlatih serta melibatkan peserta sebagai peraga. Sesi pertama adalah “Peragaan Langkah Demi Langkah Membantu Bayi Bernapas”. Sedangkan sesi berikutnya berupa  “Peragaan Kelahiran Bayi yang Memerlukan Bantuan Napas”. Kedua sesi ini  melibatkan pembicara dan  2 bidan terlatih HBB dan 2 peserta (masing-masing berperan sebagai narator, penolong, ibu hamil dan pendamping ibu hamil)

Sesi yang melibatkan interaksi dengan peserta ini menjadi sesi penutup yang memberi kesan cukup mendalam pada peserta. Acara yang berlangsung di  Gedung Gelanggang Remaja Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan (dekat Balai Rakyat/Holand Bakery) ini berakhir pada pukul 16.00 WIB.