Powered by
Tanggal Pelaksanaan : Tanggal 26-27 Agustus 2017 di Jakarta

PENDAHULUAN

Sebagian besar bayi lahir bugar tanpa masalah. Hanya sekitar 10% bayi yang memerlukan bantuan napas saat lahir. Bayi yang telah mendapat bantuan napas melalui upaya resusitasi dapat mengalami perburukan kembali walaupun tanda vitalnya telah normal. Ketika ventilasi dan sirkulasi telah adekuat, bayi tetap harus dipantau atau dipindahkan ke fasilitas yang dapat dilakukan monitoring penuh dan tindakan antisipasi.

Morbiditas dan mortalitas neonatus akan meningkat bila penanganan pasca resusitasi atau sebelum dirujuk kurang baik.

Prinsip umum dari penanganan pasca resusitasi neonatus diantaranya melanjutkan dukungan kardiorespiratorik, stabilitas suhu, koreksi hipoglikemia, asidosis metabolik, abnormalitas elektrolit, serta penanganan hipotensi.

Salah satu acuan yang telah mempunyai bukti ilmiah yang kuat  dalam melaksanakan stabilisasi pasca resusitasi neonatus dikenal sebagai S.T.A.B.L.E., yaitu tindakan stabilisasi yang terfokus pada 6 dasar penanganan yang direkomendasikan oleh American Academy of Pediatrics (AAP). Stabilisasi neonatus yang tepat terbukti menurunkan tingkat morbiditas dan mortalitas . Prinsip umum stabilisasi neonatus pasca resusitasi neonatus terdiri dari:

 

S  – Sugar & safe care     : pemantauan gula darah

T–Temperature               : suhu

A – Airway                         : jalan napas

B  Blood pressure        : tekanan darah

L  Laboratories            : pemeriksaan    laboratorium

E –  Emotional support:  dukungan emosional

                                               kepada keluarga

 

Perkumpulan Perinatologi Indonesia (Perinasia) secara rutin telah melaksanakan Program Pelatihan Resusitasi Neonatus baik untuk tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit maupun tenaga yang bekerja di layanan tingkat pertama/fasilitas terbatas. Pelatihan ini akan mempelajari upaya-upaya untuk meningkatkan keamanan pasien dan mencegah timbulmya komplikasi/efek samping di kemudian hari setelah bayi mendapat pertolongan resusitasi.

TUJUAN

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam merawat  bayi baru lahir yang telah mendapat pertolongan resusitasi.

 

PESERTA

Sasaran pelatihan ini adalah tenaga kesehatan yang bekerja merawat bayi baru lahir, baik itu dokter, bidan, atau perawat, khususnya di layanan kesehatan tingkat pertama.

 

JUMLAH PESERTA DIBATASI 30 ORANG

Peserta diwajibkan hadir di seluruh kegiatan pelatihan agar memperoleh sertifikat.

 

PELATIH

Pelatih adalah tim Perinasia yang kompeten di Bidang Neonatologi.

Penanggung jawab:

dr. Setyadewi Lusyati, SpA(K), PhD.

 

 

 WAKTU & TEMPAT

Sabtu-Minggu ,  30 September-1 Oktober di Jakarta

Ruang Sidang Gedung Utama lantai IV

RS Anak dan Bunda Harapan Kita, Jakarta

Jl. Letjen S. Parman Jakarta Barat

JADWAL BERIKUT :

  • Tanggal 28-29 Oktober 2017 di Jakarta (cp: Haryati: 081573201303)
  • Tanggal 19-20 November 2017 di Pekanbaru (Cp Bp Lomo 081-365-549773)

 

METODE

Materi disampaikan melalui kuliah, tanya jawab, kuis, dan praktik.

PENDAFTARAN

SEKRETARIAT PERINASIA

Jl. Tebet Timur Dalam III M no. 9  Jakarta Selatan

Telp/fax: 021-8281243

Email: perinasia_pusat@yahoo.co.id

Pendaftaran online melalui: www.perinasia.com

CP: Haryati (081573201303)

 

BIAYA & PEMBAYARAN

  •  Biaya pelatihan sebesar Rp 3.000.000,- per orang.
  • Peserta memperoleh buku materi, ATK, sertifikat, dan konsumsi
  • Pembayaran secara transfer ke rekening:

                BANK CIMB NIAGA a.n. PP PERINASIA

          NO. 025.01.24996.00.5

          JL PROF. SUPOMO SH 47 TEBET JAKSEL

(bukti transfer di-fax ke : 021-8281243 atau di-email:perinasia_pusat@yahoo.co.id atau ke yatisosio@gmail.com)

 

 

Permalink | Last updated on Jumat, 2 Juni 2017 | 11:10 WIB