Powered by
Tanggal Pelaksanaan : 13-14 Mei 2017 di Jakarta

      Pendahuluan

Indonesia merupakan salah satu negara dengan problem kematian neonatal yang masih tinggi, jauh di atas target dari Millenium Development Goals 2015. Hal ini memerlukan evaluasi secara komprehensif, mulai dari pelayanan tingkat perifer hingga pelayanan tingkat lanjut, terlebih mengingat bahwa kematian neonatal terbanyak pada periode usia kurang dari 7 hari. Situasi tersebut mengindikasikan bahwa upaya penurunan angka kematian neonatal harus diteliti dan diatasi sejak bayi dalam kandungan sampai saat proses persalinan. 

Pemberi layanan kesehatan di Indonesia pada umumnya berorientasi hanya pada ukuran layanan klinik, padahal perlu disadari bahwa aspek pengembangan penelitian adalah hal yang ikut berperan penting. Dengan melakukan penelitian, kita membiasakan untuk melakukan observasi terhadap apa yang sedang terjadi di unit tersebut dan dapat mengukur secara obyektif hasil yang telah diaplikasikan. Kebiasaan melakukan observasi, menemukan masalah dan mencari solusi perlu ada pada semua tingkat pelayanan dan tidak semata-mata hanya dilakukan di rumah sakit berbasis pendidikan. 

Perinasia merupakan organisasi di Indonesia yang mempunyai peminatan yang sama di bidang perinatologi. Kegiatannya bertujuan untuk peningkatan kualitas kesehatan ibu dan bayi Indonesia agar menghasilkan generasi yang berkualitas. Dengan demikian Perinasia beserta orang-orang di dalamnya seyogyanya mempunyai kewajiban moral untuk ikut membantu tecapainya penurunan angka kematian baik maternal dan neonatal Indonesia. Atas dasar pemikiran tesebut, Perinasia menyelenggarakan Pelatihan Metodologi Penelitian. 

TUJUAN

Umum:

·Membiasakan  pemberi layanan kesehatan untuk selalu mengupayakan perbaikan performa kerja di unitnya, dengan melakukan observasi, mencari masalah dan solusi, secara konsisten dan berkelanjutan.

·Membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan memberikan pembekalan ilmu agar terbiasa berpikir secara kritis

Khusus:

·Memberikan pembekalan metodologi penelitian sebagai pembekalan dasar bila akan melakukan penelitian.

·Mampu melakukan analisis atau telaah laporan penelitian pihak lain sehingga dapat memilah mana saja hasil penelitian yang mempunyai nilai ilmiah yang kuat dan dapat diaplikasikan di klinis sehari hari.


Peserta

Dokter spesialis, dokter umum, sarjana kedokteran, sarjana kesehatan masyarakat, perawat, bidan, dosen, dan profesi lain yang berminat. Peserta dibatasi sebanyak 30 orang setiap pelatihan.

Sertifikat diberikan hanya kepada peserta yang memenuhi persyaratan:

  • Hadir tepat waktu
  • Mengikuti seluruh sesi pelatihan



Pelatih

dr. Setyadewi Lusyati, SpA(K), PhD

Dr. drg. Dibyo Pramono, SU, MDSc

dr. Setya Wandita, SpA(K), MKes



Waktu Pelaksanaan

  • Tanggal 16-17 Desember 2017 di Jakarta (Cp: Ananta: 08994130233 )

Ps. Ps. Peserta dimohon untuk membawa laptop yang sudah ada program SPSS (paling rendah versi 19) atau jika belum punya akan di-install-kan oleh panitia.


·         

Permalink | Last updated on Selasa, 31 Januari 2017 | 10:46 WIB